Cegah Banjir di Penghujung Tahun, Rizki Lubis Imbau Jangan Buang Sampah di Sungai dan Drainase

Cegah Banjir di Penghujung Tahun, Rizki Lubis Imbau Jangan Buang Sampah di Sungai dan Drainase

November 8, 2026 0 By admin

Medan (Jurnaldaily.com) Jangan buang sampah di sungai dan drainasese. Itu imbauan tegas yang disampaikan Anggota DPRD Kota Medan, Dr M Afri Rizki Lubis SM M.IP, untuk mencegah banjir di penghujung tahun 2026.

Imbauan tersebut disampaikan Rizki Lubis saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Perda Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Brigjend Zein Hamid Gang Johar, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Minggu (8/11/26) sore.

Menurut politisi Fraksi Partai NasDem itu, sampah yang dibuang ke sungai dan drainase menjadi salah satu penyebab utama banjir. Saat hujan deras turun, aliran air tersumbat sampah, lalu meluap ke jalan dan permukiman warga.

“Salah satu upaya yang dapat kita lakukan adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan, jangan membuang sampah ke sungai dan drainase. Pastikan drainase di lingkungan kita terbebas dari sampah,” ujar Rizki Lubis.

Rizki Lubis mengingatkan, Kota Medan kini sudah memasuki musim hujan. Pada November 2024 dan November 2025 lalu, Kota Medan tergenang air akibat curah hujan yang sangat tinggi. Kondisi serupa diprediksi kembali terjadi pada November 2026 ini.

“Ingat bapak ibu, sekarang kita sudah memasuki bulan November. Sama seperti November tahun lalu, curah hujan di November tahun ini juga cukup tinggi. Kita semua harus tetap waspada, jaga diri dan keluarga,” ucapnya.

Kecamatan Medan Johor, kata Rizki, termasuk salah satu wilayah yang rentan banjir. Karena itu, warga Titi Kuning diminta tidak hanya waspada, tapi juga ikut aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menegaskan, peristiwa banjir besar pada November 2025 lalu harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Banjir bukan hanya merugikan secara materil, tapi juga merugikan masyarakat dari banyak aspek.

Selain warga, Rizki Lubis juga menyoroti peran perangkat kewilayahan. Ia meminta kecamatan dan kelurahan lebih tanggap memastikan drainase berfungsi dengan baik, serta terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan setiap kali hujan deras turun.

“Perangkat kewilayahan seperti kecamatan dan kelurahan juga harus lebih tanggap, pastikan drainase di Titi Kuning ini berfungsi dengan baik,” katanya.

“Tentunya kita berharap bencana banjir seperti tahun lalu tidak terjadi lagi di Kota Medan. Akan tetapi, kita semua harus tetap berhati-hati,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Suci, dan perwakilan Kelurahan Titi Kuning, Sudarmanto. (JD)