Margaret MS Dorong Aparatur Daftarkan Warga di IKD agar Dapat Bantuan Tepat Sasaran

Margaret MS Dorong Aparatur Daftarkan Warga di IKD agar Dapat Bantuan Tepat Sasaran

Agustus 16, 2026 0 By admin

Medan (Jurnaldaily.com) Warga Kecamatan Medan Labuhan diminta aktif mendaftarkan diri dalam Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hal ini dimaksud agar seluruh warga yang benar-benar membutuhkan bisa menerima bantuan, baik dari Pemko Medan maupun pemerintah pusat.

“Kami juga menyampaikan kepada pihak kecamatan, kelurahan, maupun dari Dinas Sosial agar semua warga di Medan Labuhan benar-benar didaftarkan dalam IKD. Tujuannya agar warga yang benar-benar membutuhkan bantuan bisa mendapatkannya,” kata Anggota DPRD Kota Medan, Margaret MS di kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan No 5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan, Minggu (16/8/26) di Jalan Bakti ABRI Perumahan Podomoro Lingkungan 3, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.

Menurut politisi perempuan PDI Perjuangan Kota Medan ini, pendaftaran IKD menjadi penting karena saat ini banyak program bantuan yang menggunakan data kependudukan digital sebagai dasar penyaluran.

Ia mencontohkan program Pemko Medan seperti Medan Makmur dan bantuan untuk kaum Lanjut Usia (Lansia) yang penyalurannya berbasis data. Dengan IKD, diharapkan tidak ada lagi warga yang berhak namun terlewat karena datanya belum terdaftar.

“Jadi kalau datanya sudah masuk IKD, proses verifikasi bantuan dari Pemko maupun pusat akan lebih cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Margaret juga mengimbau warga segera melapor ke kantor kelurahan masing-masing untuk proses aktivasi IKD. Pihak kecamatan dan kelurahan diminta jemput bola mendata warga, terutama lansia dan keluarga tidak mampu yang belum memiliki akses digital.

Diterangkannya juga, IKD dipakai untuk verifikasi identitas saat masuk ke sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) dari Kementerian Sosial untuk mengelola program bantuan sosial (seperti PKH dan BPNT).

Untuk proses awal pengisian data bisa dilakukan secara mandiri di ponsel, namun tahap akhir verifikasi memerlukan pemindaian kode QR di instansi pemerintah terkait seperti Kantor Dukcapil, Kantor Kecamatan, atau Mal Pelayanan Publik demi keamanan data warga.

“Setelah IKD aktif, bisa langsung mengakses portal jaminan sosial milik pemerintah secara mandiri,” terang wakil rakyat dari Dapil 2 Kota Medan ini.

Di bagian lain, Margaret MS menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelompok tani, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pengembangan usaha masyarakat sebagai salah satu langkah nyata dalam upaya menanggulangi kemiskinan di Kota Medan.

Margaret MS menjelaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak hanya dapat dilakukan melalui pemberian bantuan, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya meningkatkan kemampuan masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi.

Menurutnya, masyarakat perlu didorong untuk membentuk kelompok-kelompok usaha yang jelas sehingga pemerintah akan lebih mudah memberikan pembinaan maupun bantuan sesuai dengan kebutuhan dan program yang tersedia.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membentuk kelompok-kelompok masyarakat. Misalnya kelompok tani dan kelompok usaha. Dengan adanya kelompok yang jelas, nantinya pemerintah akan lebih mudah memberikan bantuan maupun pembinaan,” ujar Margaret.

Margaret juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengembangkan sektor UMKM. Menurutnya, UMKM memiliki peranan penting dalam membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Ia berharap masyarakat tidak hanya menunggu bantuan, tetapi mulai membangun usaha secara bersama-sama dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan masing-masing.

“Bantuan UMKM juga harus kita galakkan. Kita dorong masyarakat membentuk usaha. Kalau kelompoknya sudah ada dan usahanya jelas, nanti syarat-syarat yang dibutuhkan akan kita bantu agar masyarakat lebih mudah mendapatkan akses bantuan dari pemerintah,” tegasnya. (JD)