Sektor Infrastruktur dan Pelayanan Publik di Kota Medan Butuh Perhatian Pemerintah
Mei 18, 2026Medan (Jurnaldaily.com) Kondisi infrastruktur dan kualitas pelayanan publik di Kota Medan masih menjadi persoalan yang belum bisa diatasi secara maksimal oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Pasalnya, pada pelaksanaan kegiatan Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan diketahui kondisi infrastruktur dan persoalan pelayanan publik menjadi keluhan masyarakat di 21 Kecamatan di Kota Medan dan butuh perhatian dari pemerintah.

Rapat Paripurna Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Kota Medan
Keluhan masyarakat tersebut diungkapkan anggota DPRD Kota Medan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda Laporan Hasil Pelaksanaan Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) Medan 1 s.d. Medan 5 yang berlangsung di Gedung DPRD Medan, Senin (18/5/26).
Rapat Paripurna yang dibuka dan dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., didampingi Wakil Ketua, H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., dan H. Zulkarnaen, S.K.M., ini turut dihadiri Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, Anggota DPRD Kota Medan, Sekretaris Daerah Kota Medan, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Medan serta Camat se-Kota Medan.
Dalam laporan reses yang dibacakan oleh masing-masing perwakilan dewan dari Dapil Medan 1 s.d. Medan 5, menyebutkan bahwa hampir di setiap daerah pemilihan masyarakat masih mengeluhkan permasalahan terkait infrastruktur berupa rehabilitasi dan pembangunan drainase, perbaikan/pengaspalan jalan, penyediaan air bersih, penerangan jalan, pengelolaan persampahan, hingga penanganan banjir. Tidak hanya itu, aspirasi yang dikeluhkan masyarakat juga terkait kurangnya kualitas pelayanan publik, terutama pada OPD yang bersifat pelayanan.

Anggota DPRD Kota Medan mengikuti Rapat Paripurna Laporan Hasil Reses
Selain kedua sektor utama tersebut, dalam reses ada juga warga yang mengeluhkan penyaluran bantuan sosial pemerintah yang belum merata dan tepat sasaran, keamanan lingkungan, penyalahgunaan narkoba, hingga premanisme.
Diketahui tujuan pelaksanaan reses adalah untuk menampung dan menyerap aspirasi masyarakat. Memonitor pelaksanaan pembangunan, pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat serta memberikan pertanggung jawaban moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihan, sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.
Dapil Medan 1
Pada Laporan Hasil Pelaksanaan Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2026 dari Dapil Medan 1 yang disampaikan anggota DPRD Kota Medan Robi Barus mewakili anggota dewan dari dapil ini, dibeberkan sejumlah persoalan terkait kondisi infrastruktur dan pelayanan publik di dapil yang meliputi Kecamatan Medan Barat, Medan Baru, Medan Helvetia dan Medan Petisah.

Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus menyampaikan hasil Reses Dapil Medan 1
“Dari pelaksanaan Reses 4 Masa Sidang-1 Tahun Sidang 2025-2026 untuk Dapil Medan 1 ini dapat kami himpun berbagai permasalahan dan aspirasi, yang kami tujukan kepada Wali Kota Medan melalui OPD terkait,” kata Robi Barus.
Seperti untuk persoalan infrastruktur, lanjut Robi, dimana warga Jl. Sejahtera Medan Petisah meminta drainase yang ada dilingkungannya dibersihkan karena banyak penyumbatan sehingga sering terjadi genangan air. Kemudian warga mohon dilakukan pengaspalan jalan di Lingkungan-1,Kel. Pulo Brayan Kota Kec. Medan Barat (Bantaran Sunga Deli). Warga memohon perbaikan saluran drainase di Jl. Pabrik Padi Kel Sekip Kec. Medan Petisah. Warga memohon penggalian dan perbaikan parit di Jl. Meranti Gg. Pandan Kel. Sekip Kec. Medan Petisah.
Lalu warga memohon dilakukan pembetonan jalan di Jl. Meranti Lingkungan 7 Kel. Sekip Kec. Medan Petisah. Warga memohon pembangunan drainase di sekeliling lapangan Jl. Rebab Kel. Titi Rantel, Kec. Medan Baru. Warga Jl. Gaperta Gg Husin Kel Helvetia Tengah mengeluh parit pembuangan gak ada. Masyarakat meminta agar normalisasi drainase di sepanjang Jl. Klambir 5 Lingkungan 1 Kel.Tanjung Gusta Kec. Medan Helvetia.
Masyarakat meminta agar pembuatan drainase baru sepanjang 76 meter dan pengaspalan jalan yang hampir 48 tahun tidak tersentuh perbaikan pemerintah di Jl. Dahlia 7 Lingkungan XIII Kel. Helvetia Tengah Kec. Medan Helvetia. Warga Jl. K.LYos Sudarso LK XII Glugur kota memohon perbaikan jalan di sekitar rumahnya karna saat hujan deras air tergenang dan juga memohon untuk parit dibersihkan agar tidak banjir. Warga Jl.K.L Yos Sudarso Lorong 14C Glugur Kota memohon agar saluran drainase di lorong 14C pinggir sungai dibersihkan.
Warga Jl. Karya Mesjid Ujung Sei Agul Memohon agar melakukan pembangunan jembatan di daerah sungai antara Jl. karya mesjid dan Jl. Speksi. Warga Jl. Putri Hijau Lr. 6 Pulo Brayan Kota memohon agar dinding di pinggiran sungai dicor kembali karena sering terjadi longsor dan banjir. Warga di Jl. Sei Arakundo Kel. Sei Sikambing D, Kec. Medan Petisah memohon dilakukan pengorekan parit dan saluran air untuk mengurangi dampak banjir dan genangan air yang selama ini sulit surut.
Begitu juga warga di Jl. Titi Papan Kel. Sei Sikambing D, Kec. Medan Petisah memohon untuk melakukan perbaikan jalan yang berlobang karena sudah ada beberapa warga yang terjatuh saat berkendaraan di lokasi itu. Warga di Jl. Sei Alas Kel. Sei Sikambing D, Kec. Medan Petisah Memohon melakukan pengaspalan jalan. Warga setempat memohon pemasangan lampu jalan di Jl. Punak lorong Nauli Gg.Buntu dan Gg Nauli Kel. Sei Putih Kec. Medan Petisah.
Warga sekitar memohon agar dilakukan pembuatan tiang listrik dan pemasangan lampu jalan di Jl. Meranti Lingkungan 1 Kel. Sei Timur 2 Kec. Medan Petisah. Warga Jl. Karya Mesjid Gg. Bersama No 21 A Kel Sei Agul memohon perbaikan tiang lampu jalan dan juga lampu, di gang bersama dan tiang lampu yang hampir roboh, serta keluhan dan aspirasi lainnya terhadap kondisi infrastruktur.
Sedangkan untuk pelayanan publik, warga Dapil Medan 1 juga menyampaikan sejumlah aspirasi, diantaranya wagra Jl. H. Arifin Lr Keris No 108 Medan Petisah, meminta untuk tempat penampungan sampah, dan pembersihan sampah di areal pinggiran sungai. Warga Jl. K.L.Yos Sudarso LK XIV Pulo Brayan Kota memohon pengelolaan sampah yang baik di Pulo Brayanr Kota bisa bersih.
Warga Jl. Pantai Timur meminta dilakukan pelayanan keliling dan pelayanan di Kantor-kantor kelurahan agar memudahkan warga untuk mengurus berkas-berkas administrasi kependudukan yang diperlukan, sehingga tidak perlu antri di Kantor Disdukcapil Medan. Warga Jl. K.L. Yos Sudarso Glugur kota meminta agar segala pengurusan dokumen atau berkas dimudahkan.
Warga Jl Pasundan Gg Belak Sei Putih Timur Medan Petisah, mohon pelayanan BPJS ditingkatkan dan diperhatikan. Warga Jl Pasundan Gg Dame meminta untuk rumah sakit yang menerima pasien BPJS rawat Inap tolong disediakan kamar karena selama ini pihak Rumah Sakit selalu mengatakan kamar penuh, serta obat-obatan disediakan dengan baik.
Warga Jl Batu Tulis meminta untuk mempermudah masyarakat untuk mendapatkan kembali BPJS Gratis dari Pemerintah. Warga Kel. Dwikora mengeluhkan sulitnya untuk meminta obat serta surat rujukan dari puskesmas. Warga setempat memohon dilakukan pengasapan (fogging) di Jln. MerantiLingkunga 11 Kel. Sekip Kec. Medan Petisah. Warga Jl. Putri Hijau No.173 Pulo Brayan Kota memohon agar pelayanan di puskesmas bisa lebih ditingkatkan lagi, serta aspirasi warga lainnya.
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 1 yang melaksanakan reses yakni, H. Rajudin Sagala, S.Pd.I, Renville P. Napitupulu, S.T, Robi Barus, S.E.,M.A.P, Dr.Dra.Lily,M.B.A.,M.H, Dame Duma Sari Hutagalung, Reza Phalevi Lubis.S.Kom dan Antonius D. Tumanggor, S.Sos.
Dapil Medan 2
Untuk Laporan Hasil Pelaksanaan Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2026 dari Dapil Medan 2 disampaikan Tia Ayu Anggraini mewakili anggota DPRD Kota Medan dari dapil yang meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan.

Anggota DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini menyampaikan hasil Reses Dapil Medan 2
Persoalan infrastruktur di dapil ini juga menjadi keluhan warga, diantaranya warga Jln. Abdul Sani muthalib gg. Mushola Lk 09 Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan minta dilakukan perbaikan jalan yang rusak. Warga Gg. Rambutan Kel. Paya Pasir Kec. Medan Marelan memohon pengaspalan dan perbaikan jalan. Warga Pasar 2 link 2 Gang Arjuna Kel Terjun Kec Medan Marelan minta dibuat drainase baru dan jalan dicor lagi.
Warga Jalan Marelan VII Pasar 1 Kelurahan T600 Kecamatan Medan Marelan keluhkan drainase tumpat dan mohon pemeliharaan drainase. Warga Lingk.18 Pasar 06 Kel. Terjun Kec. Medan Marelan keluhan jalan rusak. Warga Lingkungan 17 Kel. Terjun Kec. Medan Marelan keluhkan kondisi drainase. Warga Lingk. 18 Pasar 6 Kel. Terjun Kec. Medan Marelan minta perbaikan jalan.
Warga Lingkungan 18 Pasar 06 Andansari Gg. Misnun Kel. Terjun Kec. Medan marelan memohon perbaikan jalan. Warga Jl. Durung 3 Lingkungan 19 Andansari Perumahan Garden Pesona Asri Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan keluhkan jalan tidak pernah diaspal. Warga Jalan Kapten Rahmad Buddin Gang Volley Kel. Paya pasir Kec. Medan Marelan keluhkan kondisi drainase pembuangan air
Warga Jalan. Marelan VI pasar 2 barat Kel. Rengas Pulau Kec. Medan Marelan meminta dilakukan normalisasi drainase dan pemasangan uditch 100 M. Warga Jalan Marelan 2 pasar 4 timur link. 27 Gg. Arjuna Kel. Rengas Pulau, Medan Marelan memohon untuk pembuatan drainase. Warga mohon pengerukan parit keling di Lingkungan 01 Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan.
Warga Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan Jl Durung 1 Link 19 Andan Sari Pesantren Misbahul Anwar Fathoni mohon perbaikan lampu jalan. Warga Lingk.18 Psr 06 Andan Sari, Kel. Terjun Kec. Medan Marelan mohon pemasangan lampu jalan. Warga Lingk. 18 Psr 6 Andan Sari. Terjun Kel. Terjun Kec. Medan Marelan minta penambahan lampu jalan, serta keluhan dan aspirasi warga lainnya.
Untuk sektor pelayanan publik, warga Dapil 2 juga menyampaikan keluhan, seperti memohon agar memudahkan pelayanan kesehatan dalam Program Kepesertaan Jaminan Kesehatan Medan Berkah, karena masih banyak masyarakat Kota Medan ditolak menggunakan KTP saat melakukan berobat di Rumah Sakit Kota Medan. Warga memohon dilakukan fogging/pengasapan di Jalan Kepiting II Kel. Tangkahan Kec. Medan Labuhan
Warga memohon untuk dilakukan survey ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) guna memastikan dan menjamin kualitas kebersihan dan kelayakan makanan yang disediakan bagi anak – anak sekolah. Warga mohon korban kriminal begal dan tawuran dicover pengobatannya oleh pemerintah. Warga Kecamatan Medan Marelan minta dilakuka penyuluhan tentang BPJS UHC. Warga Dapil 2 juga minta pihak Rumah Sakit lebih respon terhadap warga yang tidak punya BPJS Kesehatan saat datang berobat
Warga minta kepengurusan dokumen kependudukan dipermudah. Peningkatan layanan khusus di kantor Disdukcapil Kota Medan agar tidak seperti pasar malam, dimana banyak warga masyarakat yang mengantri lama dan kebingunggan dalam mendapatkan pelayanan. Pemerintah diminta buka UPT di Kec. Medan Belawan agar masyarakat tidak jauh lagi dalam pengurusan Adminduk.
Warga memohon untuk memberikan penyuluhan-penyuluhan bahaya narkoba serta penularan HIV/AIDS di sekolah-sekolah. Program tebus ijazah Pemko Medan agar dapat ditambah lagi quotanya. Warga harap program Bantuan Siswa Miskin untuk anak sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta dan Madrasah Tsanawiyah Swasta di Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan, serta keluhan dan aspirasi lainnya.
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 2 yang melaksanakan reses yakni, Hadi Suhendra, Margaret MS, Zulham Efendi,S.Pd,M.I., Tia Ayu Anggraini,S.Kom.M.H, Saipul Bahri, S.E, Dr. H.Muslim.,MSP, HT.Bahrumsyah,S.H.,M.H, Janses Simbolon dan Hj. Roma Uli Silalahi,S.ST.,M.Km.
Dapil Medan 3
Untuk Laporan Hasil Pelaksanaan Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2026 dari Dapil Medan 3 disampaikan Indra Doli Rangkuti mewakili anggota DPRD Kota Medan dari dapil yang meliputi Kecamatan Medan Pjuangn, Medan Timur, Medan Tembung dan Medan Deli.

Anggota DPRD Kota Medan, Indra Doli Rangkuti menyampaikan hasil Reses Dapil Medan 3
Persoalan infrastruktur di Dapil Medan 3 diantaranya, warga Jl. Lampu Pelita III Kel. Pulo Brayan Bengkel Kec. Medan Timur memohon perbaikan jalan yang rusak di jalan tersebut. Warga Jl. Tiga Lk. 5 Kel. Pulo Brayan Bengkel Kec. Medan Timur memohon pengorekan parit yang tersumbat. Warga Jl. Lampu Pelita 1 Kel Pulo Brayan Bengkel Kec. Medan Timur memohon perbaikan jalan yang sudah rusak dijalan tersebut. Warga Jl. Cemara Gang Ampera Kel. Pulo Brayan Bengkel Baru Kec. Medan Timur memohon perbaikan jalan yang rusak. Warga Jl. Dua Kel. Pulo Brayan Bengkel Kec. Medan Timur memohon Pengorekan parit yang sudah tersumbat.
Mohon Perbaikan Parit yang tersumbat di sepanjang Jl. Gurila Kel. Sei Kera Hilir Kec. Medan Perjuangan. Nanang Mohon di Bantunya Perbaikan Parit di Jl Kawat IV GG Marten Lingkungan 12 Kel TJ Mulia Hilir Kec Medan Deli. Mohon Perbaikan / pengaspalan jalan M Yakub Gg Lurah Kel. Sei Kera Hilir II Kec. Medan Perjuangan karena jalannya sudah hancur dan berlubang. Mohon Perbaikan Jalan yang rusak di sepanjang Gg sabar Kel. Pulo Brayan Darat I Kec. Medan Timur. Mohon Perbaikan Jalan dan Parit yang ada di Jl. Platina II Lk.XI Kel. Titi Papan Kec. Medan Deli.
Warga Jl. I Lingkungan IV, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Lama, Kecamatan Medan Timur memohon penambahan lampu penerangan jalan umum. Warga Jl. Aluminium I Gang. Kardi Kecamatan Medan Deli memohon perbaikan lampu penerangan jalan umum yang sudah mati di Gang Kardi. Warga Jl. Satya Bhakti Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur memohon perbaikan lampu penerangan jalan umum di sepanjang Jalan Satya Bhakti yang sudah banyak yang mati. Warga Jl. Pinus Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur memohon penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum di sepanjang Jalan Pinus, serta aspirasi warga lainnya.
Untuk sektor pelayanan publik, warga Dapil 3 menyampaikan keluhan dan aspirasi, diantaranya mohon penyediaan tempat sampah di setiap rumah di Jl. Taud Kel. Sidorejo Kec. Medan Tembung. Mohon penyediaan tempat sampah di setiap lingungan di daerah Pemilihan 3 Kota Medan. Mohon di buat tempat pembuangan sampah di Jalan Setia Jadi kel Tegal Rejo Kec.Medan Perjuangan. Warga Jalan Tempuling Gg Tuah no 7 Kel Sidorejo Kec.Medan Tembung mohon kepada kepling untuk mengambil sampah secara rutin minimal seminggu 3 X . Warga Jl. Muchtar Basri, mohon penertiban sampah dan pembuatan Bank Sampah.
Warga Jl. Muara Sipongi, Kec Medan Timur, mohon dimaksimalkan pelayanan rumah sakit bagi pasien yang gratis. Warga Jl. Bilal Ujung, Kel PBD I, Kec Medan Timur minta didata ulang masyarakat kurang mampu dan tidak dihapuskan BPJS dari Pemerintah. Warga Jl. Ampera mohon pembuatan gratis Akte Cerai karena tidak ada biaya untuk mengurusnya. Masyarakat Jl. Kawat VII Kel. Tanjung Mulia Hilir Kec. Medan Deli memohon kepada Disdukcapil Medan terkait untuk membantu permasalahan KK dan KTP yang tidak terdaftar. Warga mohon masalah desil kependudukan diperjelas sebab tidak pernah tau posisi desil nya sehingga susah saat ingin membuat BPJS, serta aspirasi lainnya.
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 3 yang melaksanakan reses yakni, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B, H.Zulkarnaen, S.K.M, Paul M.A. Simanjuntak, S.H, Datuk Iskandar Muda, A.Md, H. Doli Indra Rangkuti, S.E, Andreas Pandapotan Purba, S.Ak, Modesta Marpaung. S.K.M,.S.Keb, dr. Faisal Arbie, M.Biomed, Reinhart Jeremy Aninditha, S.H, Ahmad Afandi Harahap, Edwin Sugesti Nasution, S.E.,M.M dan Lailatul Badri, A.Md.
Dapil Medan 4
Untuk Laporan Hasil Pelaksanaan Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2026 dari Dapil Medan 4 disampaikan Fauzi mewakili anggota DPRD Kota Medan dari dapil yang meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Area, Medan Denai dan Medan Kota.

Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi menyampaikan hasil Reses Dapil Medan 4
Persoalan infrastruktur di Dapil Medan 4 diantaranya, Dinas SDABMBK diminta melakukan perbaikan drainase sebelum musim hujan di Kelurahan Kota Matsum II, Sukaramai dan Amplas. Warga Jalan Wahidin Gang Lurah, Kec. Medan Area, meminta agar dilakukan pengaspalan jalan yang ada di Gang Lurah. Warga Jalan Rahmadsyah Gang Merpati, meminta agar dilakukan pengaspalan jalan berlubang yang ada di Gang Merpati, Kotamatsum III, Medan Kota. Warga Jalan Tempura, Medan Denai. Meminta agar Jalan Rajawali II Perumnas Mandala yang tembus ke Jalan Denai agar dilakukan pengaspalan jalan rusak.
Warga Jalan AR Hakim Gang Tanjung, Medan Area menyampaikan agar dilakukan perbaikan drainase karena setiap hujan pasti banjir. Warga Jalan AR Hakim Gang Bakung, Medan Area. Menyampaikan agar dilakukan perbaikan jalan yang sudah rusak, dari ujung gang sampai kedalam. Memohon perbaikan jalan di wilayah Jl. Tuar I, Kel. Amplas, Kec. Medan Amplas, yang saat ini dalam kondisi rusak parah dan mengganggu aktivitas serta keselamatan masyarakat. Memohon perbaikan jalan di wilayah Jl. Panglima Denai Gg. Aman, Kel. Denai, Kec. Medan Denai yang sering mengalami banjir akibat kapasitas parit / drainase yang terlalu kecil , sehingga mengganggu aktivitas dan keselamatan Masyarakat.
Mohon perbaikan jl. Halat simpang jl. Senam (samping toko choco bakery). Mohon Perbaiki Drainase di Jl. Ismailiyah karena kalau hujan datang akan banjir. Mohon perbaiki drainase di jl. Selamat lingkungan 12 kel. Sitirejo 2 kec. Medan amplas. Mohon perbaikan jalan jl. Bajak 5 gg. Rukun 7 kel. Harjosari 2 kec. Medan amplas sekitar 100mx3m. Mohon perbaiki Jalan Medan Area Gg. Rahayu sepanjang 200m. Mohon perbaiki Jl. Medan Area Selatan Gg. Mulia dan Gg. Madrasah sekitar 300 m.
Warga Kecamatan Medan Area, meminta agar dilakukan perbaikan Lampu Jalan yang mati di beberapa titik. Ada 9 titik di Jalan Ismaliyah; 4 titik di Jalan Amaliun. Warga Kecamatan Medan Kota, meminta agar dilakukan perbaikan Lampu Jalan yang mati di beberapa titik. Ada 4 titik di Jalan Talaud; 3 titik di Jalan Bintang ; 3 titik di Gang Kemala I. Warga Jalan Mahkamah Gang Bahagia, Medan Kota, meminta agar dilakukan perbaikan Lampu Jalan yang mati ada 4 titik di Gang Bahagia. Warga Jalan Selam, Tegal Sari Mandala I, Medan Denai, meminta agar dilakukan perbaikan Lampu Jalan yang mati, serta aspirasi warga lainnya.
Sedangkan sektor pelayanan publik, warga mohon pengadaan tong sampah Jl. HM. Joni Gg. Asli kec. Medan Area. Warga mohon masalah sampah di depan gapura jl. Selamat kel. Sitirejo 3 kec. Medan Amplas dibersihkan. Evaluasi pemungutan sampah Jl. Menteng VII Gg. Simalungun Kec. Medan Denai karena jarang masuk. Mohon armada mobil sampah masuk ke Jl. Panglima Denai Jermal VII Kec. Medan Denai. Meminta memperbaiki taman yang mana fasilitas taman sudah banyak yang rusak dan juga pohon yang ada di taman tersebut tidak terawat dimohonkan segera diperbaiki agar masyarakat dan juga generasi muda dapat menggunakan taman tersebut yang berada di Jl. Langgar Kel. Kel. Tegal Sari 3 Kec. Medan Area.
Warga Jl. Denai mohon pembenahan data agar status administrasi keluarga menjadi jelas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Warga Jl. Pelopor Gg. Sepakat mohon agar pemerintah mempermudah pengurusan administrasi kependudukan. Warga mohon mempermudah urusan Pembuatan KTP, serta aspirasi warga lainnya.
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 4 yang melaksanakan reses, yakni Agus Setiawan, David Roni Sinaga, S.E, dr. H. Ade Taufiq, Sp.Og, Hj.Sri Rezeki,A.Md, Fauzi, El Barino Shah, S.H.,M.H, Afif Abdillah, SE, Drs. Godfried Effendi Lubis, M.M, Dodi Robert Simangunsong, S.H dan Edi Saputra, S.T.
Dapil Medan 5
Untuk Laporan Hasil Pelaksanaan Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2026 dari Dapil Medan 5 disampaikan H Iswanda Ramli SE mewakili anggota DPRD Kota Medan dari dapil yang meliputi Kecamatan Medan Johor, Medan Polonia, Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan.

Anggota DPRD Kota Medan, H Iswanda Ramli menyampaikan hasil Reses Dapil Medan 5
Persoalan infrastruktur di Dapil Medan 5 diantaranya, warga mohon pembuatan drainase/ parit di Jalan Pintu Air IV Gang Sekolah Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Pembuatan drainase/ parit di Jalan Pintu Air IV Gang Pribadi Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Warga mohon pembuatan drainase/ parit di Jalan Pintu Air IV Gang Famili Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Warga mohon pengaspalan jalan/pengecoran jalan di Jalan Pintu Air IV Gang Sekolah Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor.
Warga mohon perbaikan jalan yang sama sekali belum pernah diperbaiki di Jl. Bunga Sedap Malam 5, Medan Selayang. Warga mohon perbaikan jalan yang rusak dan berlobang di Jl. Pekong Medan Polonia. Warga mohon perbaikan jalan berlobang dan mohon diaspal di Jl. Luku I. Warga Komplek Johor Permai 1, Kelurahan Gedung Johor Jl. Karya Wisata mohon perbaikan jalan sudah rusak total.
Warga mohon pemasangan LPJU di Jalan Sari Kelurahan Kedai Durian Kecamatan Medan Johor. Penambahan tiang LPJU di Jalan Stasiun Kelurahan Kedai Durian Kecamatan Medan Johor karena masih kurang penerangannya. Pemasangan LPJU di Jalan Karya Kasih Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor. Penambahan tiang LPJU di Jalan Karya Kasih Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor.
Warga mohon perbaikan untuk lampu jalan yang mati – mati di daerah Jalan Beringin , Simpang Selayang. Mohon Perbaikan untuk untuk lampu jalan yang mati daerah Jl. Luku 2 Gg Anggrek, Medan Johor. Penambahan tiang LPJU di Jl. Brigjen Katamso Kel.Kp. Baru Kec. Medan Maimun. Perbaikan LPJU yang mati di Jl. Brigjen Katamso Gg. Jeruk Kel. Kp.Baru Kec. Medan Maimun. Perbaikan LPJU yang mati di Jl. Brigjen Katamso Gg. Pribadi Kel. Kp.Baru Kec. Medan Maimun, serta aspirasi warga lainnya.
Untuk pelayanan publik, warga menyampaikan aspirasi, diantaranya penambahan tempat pembungan sampah di Kel. Sei Mati Kec. Medan Maimun. Warga di daerah Kecamatan Medan Tuntungan mengharapkan ada tempat sampah diletakan di setiap persimpangan rumah/gang. Warga Kelurahan Kwala, Kecamatan Medan Johor memohon kepada Puskesmas Bekala agar mempermudah segala akses layanan rujukan ke rumah sakit. Warga minta Dinas Kesehatan agar melakukan penyuluhan penyalahgunaan Narkoba ke anak-anak sekolah, karena sudah meresahkan.
Warga minta pengurusan dokumen kependudukan dipermudah. Masyarakat memohon agar mempermudah proses pengurusan dokumen adminduk seperti akta kelahiran, KTP, KK, dan lainnya. Masyarakat mengharapkan Pengurusan KK dan KTP, bisa di cetak di kantor Kecamatan atau kantor Kelurahan. Warga harap pengurusan berkas apabila ada kesalahan atau perbedaan penulisan nama antara KK, KTP dengan Ijazah tidak harus dibawa ke pengadilan, tapi diselesaikan di Kecamatan atau di Kelurahan. Warga harap pengurusan Akte Perkawinan jangan dipersulit, serta aspirasi warga lainnya.
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 5 yang melaksanakan reses, yakni Johannes H Hutagalung, S.Sos, Jusup Ginting Suka, SH, H.Kasman Bin Marasakti Lubis,LC.,M.A, Syaiful Ramadhan, Salomo Tabah Ronal Pardede, S.E.,M.M, Rommi Van Boy, dr. Dimas Sofani Lubis, Dr. Muhammad Afri Rizki Lubis,S.M.,M.I.P, Henry Jhon Hutagalung, S.E, S.H, M.H, H.Iswanda Ramli,S.E, Eko Afrianta Sitepu dan Binsar Simarmata, S.S., M.M.
Sementara terkait laporan hasil reses anggota DPRD Kota Medan ini, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam pidatonya di Rapat Paripurna menegaskan komitmennya untuk menempatkan aspirasi masyarakat sebagai kompas utama dalam perencanaan pembangunan.

Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen menyerahkan hasil Reses dewan kepada Wali Kota Medan, Rico Waas
Rico Waas menyampaikan bahwa rapat paripurna ini bukan sekadar rutinitas konstitusional atau formalitas kelembagaan. Lebih dari itu, agenda ini merupakan wujud nyata hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat.
“Reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD merupakan jembatan aspirasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Dari kegiatan inilah berbagai persoalan, harapan, kebutuhan, serta dinamika warga dapat tersampaikan secara langsung dan nyata,” kata Rico Waas.
Ia menambahkan, Pemko Medan memandang hasil reses ini sebagai representasi kebutuhan riil (nyata) warga yang wajib menjadi perhatian bersama. Berdasarkan laporan yang masuk, aspirasi masyarakat masih didominasi oleh pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi dan sosial.

Wali Kota Medan, Rico Waras memberi kata sambutan di Rapat Paripurna DPRD Kota Medan
Mengingat kompleksitas Kota Medan sebagai ibu kota provinsi sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara, Rico Waas meminta seluruh jajaran dinas terkait untuk tidak santai. Pertumbuhan penduduk yang pesat dan tuntutan pelayanan publik yang responsif memerlukan penanganan yang tak biasa.
“Tadi saya sudah melihat hasil laporan reses. Begitu banyak laporan masyarakat, mulai dari pembangunan jalan, drainase, hingga pelayanan kesehatan. Saya minta seluruh Perangkat Daerah untuk menanggapi secara serius dan cepat tanggap. Ini laporan yang sangat penting,” tegas Rico Waas.
Rico Waas juga memerintahkan jajarannya untuk memetakan penyelesaian masalah tersebut ke dalam skala prioritas yang jelas.

Plt Sekretaris DPRD Kota Medan, Erisda Hutasoit membacakan keputusan Rapat Paripurna
“Selesaikan secepatnya. Petakan apa yang perlu dikerjakan dalam waktu dekat (jangka pendek), menengah, dan panjang. Kita berkomitmen menanggapi setiap laporan masyarakat,” tambahnya.
Rico juga menekankan bahwa tolok ukur keberhasilan pembangunan Kota Medan tidak boleh hanya dilihat dari angka-angka statistik atau banyaknya proyek fisik yang berdiri.
“Keberhasilan pembangunan sesungguhnya hadir ketika masyarakat merasakan pelayanan yang lebih baik, lingkungan yang lebih nyaman, ekonomi yang semakin tumbuh, dan kesempatan yang semakin terbuka luas,” bilang Rico Waas.
Untuk itulah ia berjanji akan mengintegrasikan hasil reses ini dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah, serta menyelaraskannya dengan kebijakan di tingkat provinsi maupun nasional, dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “Sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif ini diharapkan mampu membawa Kota Medan menjadi kota yang semakin inklusif dan sejahtera bagi seluruh warganya,” harapnya.

Jajaran OPD Pemko Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan
Akhirnya, laporan yang memuat berbagai denyut nadi kebutuhan warga Kota Medan tersebut kemudian diserahkan secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B kepada Wali Kota Medan Rico Waas. (JD)



