Atasi Sampah Warga, Rizki Lubis Minta Pemko Medan Tambah Jumlah WRS

Atasi Sampah Warga, Rizki Lubis Minta Pemko Medan Tambah Jumlah WRS

Januari 19, 2026 0 By admin

Medan (Jurnaldaily.com) Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai NasDem, Dr. M. Afri Rizki Lubis SM M.IP minta jajaran Pemerintah Kota Medan untuk menambah jumlah Wajib Retribusi Sampah (WRS). Pasalnya hingga saat ini, masih banyak warga Kota Medan yang belum terdata sebagai WRS, sehingga layanan pengutipan sampah ke rumah-rumah warga tidak berjalan secara maksimal.

Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan dan pihak kecamatan diminta untuk fokus dalam menambah jumlah WRS di Kota Medan. Dengan harapan, akan lebih banyak masyarakat yang terlayani di bidang persampahan.

Hal ini diungkapkan Rizki Lubis saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.7 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Perda Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Pinang Baris Gang Wakaf 1, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (18/1/26) sore.

“DLH dan kecamatan harus fokus menambah jumlah WRS, karena sampai saat ini masih banyak masyarakat Kota Medan yang belum terlayani di bidang persampahan,” ucap Rizki Lubis pada kesempatan yang turut dihadiri perwakilan DLH Medan, Suharni, Camat Medan Sunggal, Irfan Abdilla, dan Lurah Lalang, Surya Budi.

Dikatakan Rizki Lubis, saat ini banyak warga yang terpaksa membuang sampah sembarangan akibat tidak terlayani dalam hal pengangkutan sampah. Sebagai contoh, banyaknya warga Kecamatan Medan Sunggal yang membuang sampah ke Pasar Kampung Lalang.

“Banyak warga buang sampah ke Pasar Kampung Lalang, sementara pedagang Pasar Kampung Lalang sendiri dikutip retribusi sampah. Ini kan jadi kerugian bagi banyak pihak, baik kerugian bagi Pemko Medan karena kehilangan banyak PAD dari sektor retribusi sampah, kerugian bagi pedagang karena pasar semakin banyak tumpukan sampah, dan kerugian bagi masyarakat sendiri karena tidak terlayani dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang warga, Sakdiah, mengadu bahwa banyak masyarakat yang membuang sampah ke Pasar Kampung Lalang. Alhasil, Pasar Kampung Lalang kian kotor dan dipenuhi tumpukan sampah.

“Banyak warga yang membuang sampah di lokasi Pasar Kampung Lalang, sementara pedagang saja membayar retribusi sampah,” kata Sakdiah.

Pada kesempatan itu, sejumlah warga juga menyampaikan berbagai aspirasinya. Diantaranya Sugi, ia meminta Pemko Medan untuk melakukan fogging di lingkungan 5 Gg Wakaf karena banyaknya nyamuk pasca bencana banjir beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Camat Medan Sunggal, Irfan Abdilla, mengatakan akan menindaklanjuti permintaan warga untuk dilakukannya fogging.

“Untuk fogging, ini akan kita tindaklanjuti. Tetapi saya minta, warga juga harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membiarkan adanya genangan air yang menjadi sarang nyamuk,” kata Irfan.

Terkait banyaknya sampah yang dibuang ke Pasar Kampung Lalang, Irfan mengaku akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. (JD)