Rizki Lubis: Budaya Gotong Royong Warisan Bangsa dan Cerminan Sila Persatuan Indonesia

Rizki Lubis: Budaya Gotong Royong Warisan Bangsa dan Cerminan Sila Persatuan Indonesia

Oktober 25, 2026 0 By admin

Medan (Jurnaldaily.com) Budaya gotong royong merupakan warisan penting dari para pendiri bangsa. Sebab sejatinya gotong royong merupakan cerminan dari sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia. Dengan gotong royong, berbagai permasalahan dapat diatasi dengan mudah. Dengan gotong royong pula, berbagai program penting dapat berjalan dengan tepat, sehingga kemajuan bangsa dapat lebih cepat terwujud.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai NasDem, Dr M Afri Rizki Lubis SM M.IP saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Starban Gg Imam, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (25/10/26).

“Gotong royong ini cerminan Persatuan Indonesia yang merupakan sila ketiga Pancasila. Gotong royong merupakan warisan bangsa yang harus selalu dijaga dan tidak boleh hilang ditelan zaman,” ucap Rizki Lubis dihadapan ratusan masyarakat yang hadir.

Dikatakan Rizki Lubis, masyarakat Indonesia pada umumnya, dan warga Kota Medan pada khususnya harus selalu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila. Salah satunya, nilai gotong royong yang terkandung di dalam sila ketiga.

“Kita bisa memulai dari kegiatan gotong royong yang sederhana, yakni membersihkan lingkungan secara bersama-sama. Apalagi saat ini Kota Medan sedang memasuki musim penghujan hingga Desember nanti, membersihkan lingkungan merupakan hal yang wajib untuk kita lakukan agar dapat terhindar dari bahaya banjir,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong, sambung Rizki, juga akan mempererat rasa persaudaraan antar sesama. Dengan gotong royong, masyarakat akan merasa lebih peduli satu sama lain.

“Jangan menjadi masyarakat yang acuh tidak acuh terhadap sesama, ini bukan budaya kita. Hidup lah saling tolong menolong, sebab itu lah yang diajarkan para pendiri bangsa dan orang tua kita kepada kita semua,” katanya.

Terakhir, Rizki Lubis meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana banjir di Kota Medan. Mengingat saat ini, Kota Medan kerap dilanda hujan dan diprediksi masih akan berlangsung hingga Desember 2026.

“Belajar dari pengalaman banjir Kota Medan November lalu, kita harus lebih waspada. Jaga kebersihan drainase, saling menjaga satu sama lain, saling menolong satu sama lain, dan harus saling melindungi satu sama lain. Dengan bersatu, kita semua akan dapat lebih mudah mengatasi setiap permasalahan,” tutupnya. (JD)