Johannes Hutagalung: Ideologi Pancasila Mengantisipasi Pengaruh Negatif Teknologi Terbuka

Johannes Hutagalung: Ideologi Pancasila Mengantisipasi Pengaruh Negatif Teknologi Terbuka

Juni 20, 2026 0 By admin

Medan (Jurnaldaily.com) Anggota DPRD Kota Medan, Johannes Haratua Hutagalung S.Sos menekankan pentingnya memedomani Ideologi Pancasila sebagai Warga Indonesia. Karena, Ideologi Pancasila dapat mengantisipasi pengaruh negatif teknologi terbuka.

“Harus diakui sekarang ini kita telah dipengaruhi teknologi terbuka yang dapat merubah kebiasaan hidup masyarakat,” kata Johannes Hutagalung saat menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Sabtu (20/6/26) di Jalan Perjuangan, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. Di kegiatan ini juga dilakukan pembacaan Pancasila.

Dijelaskan Johannes, masa sekarang sudah dipengaruhi teknologi terbuka. Dimana kebiasaan dulu dalam masyarakat, saat ini sudah mengalami perubahan.

“Makanya kami (DPRD Medan) menyosialisasikan Ideologi Pancasila ini agar membentengi kita dan anak cucu dari pengaruh negatif Teknologi terbuka,” jelas politisi PDI Perjuangan Kota Medan tersebut.

Diungkapkan Johannes, akibat dampak negatif teknologi terbuka, sekarang terjadi perubahan perilaku kehidupan. Seperti anak-anak yang semakin nakal, tidak sopan kepada orang tua, melawan guru dan lainnya.

“Karenanya kami di DPRD menganggap perlu untuk melaksanakan acara ini agar kedepannya warga tidak terpengaruh hal-hal yang negatif dalam berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, pemahaman Ideologi Pancasila bisa tersampaikan kepada anak cucu sebagai penerus bangsa.

Dalam pemaparan materi sosialisasi, Staf Ahli Fraksi PDI Perjuangan, Ir Waldemar Sihombing menerangkan, kegiatan ini adalah wujud komitmen DPRD Medan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendidikan dan pembinaan karakter seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kota Medan.

Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan merupakan fondasi penting dalam membangun kepribadian bangsa yang berkarakter, cinta Tanah Air dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhineka Tunggal Ika.

Di tengah arus globalisasi, kemajuan teknologi informasi dan perubahan sosial yang sangat cepat, kita menyaksikan muculnya tantangan berupa menurunnya semangat nasionalisme, melemahnya solidaritas sosial, serta meningkatnya sikap intoleransi.

“Atas fakta dan perilaku itu, kita perlu memedomani Ideologi Pancasila untuk mengantisipasi dampak negatif Teknologi informasi. Semoga Pelaksanaan Penyerbarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini akan bermanfaat bagi kita semua,” ujar Waldemar.

Di akhir acara, Johannes Hutagalung menngharapkan agar materi sosialisasi ini bisa disampaikan warga yang hadir kepada keluarga, sanak saudara dan tetangga di lingkungan masing-masing.

“Hal ini agar keluarga dan tetangga kita menjadikan Pancasila sebagai tameng sehingga tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif,” pungkasnya. (JD)