Johannes Hutagalung: Sosialisasi Ideologi Pancasila Diperlukan di Tengah Bergesernya Budaya

Johannes Hutagalung: Sosialisasi Ideologi Pancasila Diperlukan di Tengah Bergesernya Budaya

Juni 1, 2026 0 By admin

Medan (Jurnaldaily.com) Program sosialisasi Ideologi Pancasila perlu dilakukan di tengah terjadinya pergeseran budaya di masyarakat. Karena, nilai-nilai Ideologi Pancasila merupakan tameng bagi warga Indonesia terhadap dampak negatif pergeseran budaya.

“Saat ini telah terjadi pergeseran budaya karena pengaruh teknologi dan faktor ekonomi. Karenanya Pemerintah Indonesia dan DPRD mensosialisasikan Ideologi Pancasila kepada masyarakat untuk pemulihan budaya bangsa,” kata anggota DPRD Kota Medan, Johannes Haratua Hutagalung S.Sos saat menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Sabtu (30/5/26) di Jalan Pesantren, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal. Sosialisasi diawali dengan pembacaan Teks Pancasila.

Dijelaskan Johannes Hutagalung, pada generasi bangsa terdahulu masih memahami Ideologi Pancasila, seperti gotong royong dan kebersamaan.

“Namun generasi sekarang mungkin kurang memahami ini karena adanya pergeseran budaya tadi yang dipengaruhi faktor ekonomi dan budaya teknologi, khususnya handphone,” sebut Johannes.

Dicontohkan politisi PDI Perjuangan ini, dulu warga sangat mendukung bila aparat membasmi peredaran narkoba di lingkungannya. Tapi sekarang ada penangkapan bandar narkoba yang malah dilindungi warga.

“Ini salah satu dampak negatif pergeseran budaya. Kita harus tetap cinta budaya bangsa kita, inilah salah satu tujuan pemerintah mensosialisasikan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,” terangnya.

Dalam pemaparan materi sosialisasi, Staf Ahli Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Ir Waldemar Sihombing menyebutkan,
penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bertujuan untuk membentuk warga negara yang berkarakter, beretika, dan bertanggung jawab, yang memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai dasar negara dan rasa cinta tanah air.

Sedangkan manfaat yang diperoleh dari pendidikan ini sangat luas, baik bagi individu maupun bagi bangsa dan negara secara keseluruhan.

Dalam sesi diskusi, salah seorang warga yang hadir, Zakaria Sembiring mengusulkan agar pendidikan P4 atau Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila diberlakukan kembali, terutama di sekolah agar murid-murid mengetahui Ideologi Pancasila.

“Kepada Pemerintah dan DPRD saya mohon pendidikan P4 ini dimasukkan kembali ke sekolah,” ujarnya.

Menanggapi ini, Johannes Hutagalung menyetujui agar pendidikan P4 dimasukkan kembali di sekolah. “Kami akan coba memberikan saran ke pemerintah tentang ini. Menurut saya ini bisa dimasukkan kembali ke sekolah, kita akan usulkan ke pemerintah,” ucapnya.

Di akhir acara, Johannes Hutagalung meminta agar materi sosialisasi tersebut disampaikan warga yang hadir kepada keluarga, sanak saudara dan tetangga untuk bisa diamalkan bersama demi kebaikan Bangsa dan Negara Indonesia. (JD)