Dukung Perayaan Paskah 2026, Rico Waas Dorong Lebih Kreatif Tanpa Tinggalkan Nilai Religius
April 7, 2026Medan (Jurnaldaily.com) Pemko Medan menegaskan komitmennya dalam mendukung perayaan Paskah 2026 agar berlangsung lebih meriah, berkualitas, dan sarat makna. Momentum hari besar keagamaan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan umat Kristiani, tetapi juga ruang mempererat kebersamaan serta menghadirkan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Panitia Paskah Pemko Medan di Balai Kota Medan, Selasa (7/4/26). Menurut Rico Waas Paskah merupakan momen penting yang perlu dipersiapkan secara maksimal, baik dari sisi konsep acara maupun fasilitas pendukungnya.
“Paskah merupakan perayaan penting yang patut dipersiapkan secara maksimal. Saya ucapkan selamat Paskah, semoga kedamaian ada di hati saudara,” kata Rico Waas
Selain itu Rico Waas menginginkan perayaan Paskah tahun ini dapat menghadirkan suasana yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, ia mendorong panitia agar memilih lokasi yang representatif, nyaman, serta mampu menampung jemaat dalam jumlah besar sehingga pelaksanaan ibadah dan rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib dan khidmat.
Selain aspek teknis, ia juga menekankan pentingnya kreativitas dalam mengemas acara. Menurutnya, perayaan Paskah tidak hanya harus berlangsung sakral, tetapi juga dapat dibuat lebih menarik dan menyenangkan, tanpa mengurangi nilai-nilai religius yang terkandung di dalamnya. Pemko Medan pun membuka ruang bagi panitia untuk menghadirkan hiburan, termasuk mengundang artis, selama tetap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.
“Silakan dikreasikan dengan baik. Jika memang memungkinkan, boleh menghadirkan hiburan agar suasana lebih hidup, tetapi tetap harus disesuaikan dengan anggaran yang ada,” katanya.
Lebih lanjut, Rico Waas menegaskan bahwa Pemko Medan siap memberikan dukungan penuh demi menyukseskan perayaan tersebut, baik dari sisi koordinasi lintas perangkat daerah maupun fasilitasi kebutuhan yang diperlukan panitia.
Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah konsep pelaksanaan. Beberapa opsi lokasi yang diusulkan antara lain Pardede Hall dan Medan International Convention Center (MICC), yang dinilai memiliki kapasitas memadai, yakni sekitar 5.000 orang.
Dijelaskan Wandro bahwa waktu pelaksanaan direncanakan pada akhir April, tepatnya pada tanggal 28 atau 29 April 2026, dengan mempertimbangkan kesiapan teknis serta ketersediaan lokasi.
Menurut Wandro, panitia terus mematangkan persiapan agar perayaan Paskah tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh jemaat yang hadir.
“Perayaan ini kami harapkan menjadi momentum kebersamaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga penuh makna serta membawa pesan damai bagi seluruh masyarakat Kota Medan,” ungkapnya.
Dengan sinergi antara pemerintah dan panitia, perayaan Paskah 2026 di Kota Medan diharapkan dapat menjadi simbol harmoni, memperkuat nilai toleransi, serta mempertegas wajah Medan sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi kebersamaan. (JD)



